Monday, April 27, 2015

Candi Bojongmenje di Bandung

Bandung lebih kaya akan tempat wisata di bandung dengan ditemukannya sebuah candi. Candi Bojongmenje yang terdapat di Dusun Bojongmenje, Desa Cangkuang, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa barat, semakin memprihatinkan. Cagar Budaya yang berdiri di tempat seluas 600 mtr. persegi itu seperti luput dari perhatian pemerintah.

Candi yang diketemukan dengan cara tak berniat oleh warga setempat pada tanggal 18 Agustus th. 2002 lantas itu, kondisinya telah tak teratur.

Candi Bojongmende
Cadi Bojongmenje (sumber gambar)

Saat ini keadaan di tempat Candi Bojong Menje tak seperti waktu diketemukan pada th. 2002, atau bahkan juga pada th. 2005 waktu jadikan cagar budaya. Saat ini di seputar candi telah di bangun benteng-benteng tinggi pabrik, hingga tempat ini makin sempit.

Penemuan candi yang diprediksikan di bangun pada era ke VII serta diketemukan dibawah kedalaman 1, 3 mtr. itu, pada awal sangatlah disambut baik. Pemerintah, arkeolog serta sejarawan demikian semangat untuk melestarikan website candi waktu diresmikannya jadi cagar budaya. Pemugaran sampai pengaturan batu-batu candi ditangani dengan semangat.

Saat ini seolah tak ada semangat lagi dari pemerintah untuk mengatur atau bahkan juga melestarikan candi bojongmenje. Jikalau ada semangat di pastikan ada usaha untuk lakukan pemugaran kembali serta membebaskan tempat seluas 5 hektar yang saat ini telah di bangun oleh pabrik-pabrik.

Candi Bojongmenje di bangun dari batu andesit, diprediksikan berdenah basic bujur sangkar dengan segi selama 6 m. Candi Bojongmenje adalah website histori yang sangatlah utama. Diprediksikan masih tetap ada candi-candi yang lain di seputar Candi Bojongmenje.

Wednesday, April 1, 2015

Lagu klasik untuk bayi dalam kandungan

Lagu klasik untuk bayi dalam kandungan. Sebaiknya untuk seseorang ibu tidak untuk memercayai bahwa memperdengarkan lagu instrumental pada janin yang ada di kandungan bisa jadikan janin itu seseorang anak yang pandai serta cerdas, waktu mereka dilahirkan ke dunia. Karena, musik type itu termasuk ke type musik negatif.

" Tak benar apabila ada yang menyampaikan Mozzart effect atau musik classic sangatlah bagus untuk didengarkan pada janin yang ada di kandungan. Promosi saja itu, " kata Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah A. Mus. D di Institut Musik Daya Indonesia (IMDI), Jl. Ampera Raya Nomer 37 A, Jakarta Selatan, ditulis Senin (3/11/2014)

Lagu klasik untuk bayi dalam kandungan

Menurut wanita lulusan Musikhochschule Freiburg im Breisgau, Jerman, Majoring in Piano and ComposiYon th. 1977 sampai 1980, sekarang ini terlampau banyak promosi menyesatkan yang di terima oleh beberapa ibu berkenaan musik yang pas didengarkan janin di kandungannya. " Yang benar selama ini yaitu musik baik didengarkan oleh si ibu serta janin yang ada di kandungannya, " kata Tjut Nyak Deviana memberikan.

Hal menyesatkan ini, jelas Deviana, akibatnya karena pengetahuan segelintir ibu yang cuma hanya kulit saja, tanpa ada tahu lebih dalam dari manfaat musik tersebut. Guru musik bekas pasangan Aksan Sjuman serta Titi Rajobintang, menerangkan, bukanlah satu kewajiban untuk seseorang ibu untuk dengarkan musik classic pada janin yang ada di kandungannya.

" Tidak usah musik classic, deh. Musiknya Koes Ploes saja telah bagus, " kata Deviana. " Umpamanya si ibu mendendangkan `Tersenyum dirinya padaku, manis.. manis.. manis`. Itu lagu positif kok, " kata Deviana memberikan.

Deviana, mengutamakan, seseorang ibu dapat juga memasangkan earphone ke kandungannya, serta memutarkan musik karangan Ibu Sud supaya bisa didengar si janin.

" Umpamanya lagi lagu Ibu Sud yang `Tanah Airku Tak Kulupakan. Yang Mansyur Permai dikata Orang`. Itu juga lagu positif. Jadi, sesungguhnya, tak mesti musik classic kok untuk didengarkan pada janin, " kata Deviana.Lagu klasik untuk bayi dalam kandungan.